www.birotiket.com/?id=tiket2012 - Nikmati Layanan Tiket Pesawat Murah, Booking dan Cetak Sendiri Tiketnya

BISNIS YANG BIASA TETAPI MEMILIKI POTENSI PENGHASILAN YANG LUAR BIASA

Bergabung? silahkan klik disini

Kamis, 20 Maret 2014

Surat Dari Putri Pilot Malaysia Airlines

Malaysia_Airlines_Boeing_777-200ER

Hilangnya Malaysia Airlines berkode penerbangan MH370, Sabtu (8/3/2014), telah menjadi topik yang mengguncang dunia. Bagi anak-anak pilot di maskapai Malaysia Airlines tak kalah besar.

Sebuah surat ditulis oleh Dr Nur Nadia Abd Rahim, dimuat New Straits Times. Nur adalah putri Kapten Abd Rahim Harun, salah satu pilot maskapai Malaysia Airlines meski bukan pilot dari pesawat yang hilang itu.

Berikut ini adalah terjemahan bebas dari surat Nur tersebut.

Sopir Terbang

Catatan ini sudah terlambat dan seharusnya sudah kutulis lama sebelum ini, untuk memberitahu ayahku betapa bangganya aku pada dia.
Aku bangga dengan apa yang dia kerjakan, meskipun dia tak berada bersamaku selama setengah umurku.

Aku sangat menyesal karena malu memberitahu teman-temanku bahwa ayah adalah pilot. Pilot yang baik.
Aku sangat menyesal sekarang karena dulu memberitahu teman-temanku bahwa ayah hanyalah sopir.
Aku tak ingin tampil sebagai anak yang istimewa.
Kami hidup biasa-biasa saja.

Aku adalah bagian dari keluarga besar Malaysia Airlines.
Aku sudah terbang bersama mereka sejak aku bayi.
Perjalanan pertama favoritku bersama ayah, pilot favoritku, adalah ke Kota Kinabalu.
Rupanya aku disebut anak yang nakal (tapi menggemaskan?).
Meski demikian aku mencintai bandara dan penerbangan.

Ayahku, seperti halnya kapten pilot pesawat yang hilang, telah bekerja untuk Malaysia Airlines sejak lulus sekolah.
Kami sudah berulang kali mendesaknya pindah ke maskapai lain, tetapi dia menolak karena ingin berada dekat dengan keluarga, sesering mungkin.

Kami seharusnya bisa menikmati fasilitas yang ditawarkan – pendidikan gratis di sekolah, sekolah internasional, semua biaya hidup ditanggung, dan sopir yang mengantar kami ke mana-mana, bila dia menerima tawaran pekerjaan dari maskapai lain.
Itu adalah fasilitas yang banyak dicari pilot MAS.

Menjadi seorang putri pilot, kamu harus terbiasa hanya ke mana-mana bersama ibu saja, mulai dari hari pertama sekolah, penyerahan penghargaan dalam upacara sekolah, ajang olahraga, ulang tahun, bahkan hari raya.

Insiden terburuk adalah ketika ayah tak ada ketika rumah kami dirampok oleh tiga orang penjahat bertopeng.
Lebih daripada itu, ibu yang hamil 7 bulan pun harus mengatasi segalanya sendirian tanpa ayah.
Dia menolak menelepon ayah dan membuat ayah khawatir, sampai ayah kembali ke Kuala Lumpur keesokan harinya.

Ibuku memahami beban yang harus ayah tanggung di pundaknya, fokusnya saat terbang adalah tanggung jawab atas ratusan nyawa dan bukan cuma keluarganya di rumah.
Aku ingat sedang tersedak air mata ketika dosen Bahasa Inggris kami di perguruan tinggi menanyai kami satu per satu, “Apa yang paling Anda ingat tentang ayahmu?”

Aku berdiri dan menjawab, “Aku ingat bahwa ia tidak ada bersamaku dalam separuh umurku.”
(Tapi) dia jelas bukan seorang ayah yang buruk. Dia hanya bekerja keras untuk menghidupi keluarga kami.

Kami sudah terbiasa menerima keadaan itu, terutama ketika orang bertanya kepada kami, “Ayah mana?” Aku akan menjawab mereka, “Entah, (dia) di suatu tempat di seluruh dunia. Tidak yakin. Harus memeriksa daftar itu.”

Sepanjang hidupnya, kehadirannya ditentukan oleh selembar kertas yang dia bagikan kepada kami pada setiap awal bulan. Dia kadang-kadang akan kesal ketika aku bertanya kepadanya tentang lokasinya. Karena itu, aku harus memeriksa daftar terlebih dulu sebelum bertanya kepadanya.

Sebelum dia berangkat kerja, kami akan mengantar, melihat mobil penjemputnya datang dan membawanya pergi. Kadang-kadang pada dini hari, lain kali di tengah malam. Kami akan mengirimkan “salam” untuknya terlebih dahulu sebelum tidur.

Dan setiap kali dia pulang kerja, semua orang di rumah akan berdiri menyambut di depan pintu.
Aku tak menyadari betapa pentingnya ritual itu sampai terjadi insiden MH370.

Setiap kali ia berangkat kerja, ia bertanggung jawab untuk ratusan nyawa, bertanggung jawab menghubungkan keluarga untuk berkumpul lagi, bertanggung jawab membantu pengusaha membuat kesepakatan, bertanggung jawab mewujudkan impian berkelana para wisatawan.

Aku ingat sekali, seorang penumpang yang sangat tua dengan kursi roda menunggu Ayah untuk bertemu dengannya secara pribadi setelah penerbangan London – KL. Dia memberi Ayah jempol dan berkata, “Apakah kau Kapten? Kita mendarat sangat halus. Terima kasih!”
Diam-diam, aku tersenyum bangga mendengarnya.

Tetapi, jauh di lubuk hati, keluarga kami tahu setiap kali ia berangkat kerja selalu ada kemungkinan mendapatkan panggilan telepon yang menentukan itu, kemungkinan dia tidak pernah pulang ke rumah. Kami telah menerima itu sebagai bagian dari kehidupan kami, setiap hari.

Ia menjalani latihan keras untuk berada di posisinya sekarang.
Dia menjalani pemeriksaan kesehatan tahunan untuk memastikan apakah dia fit untuk terbang.
Dia menghadapi ujian, seperti anak sekolahan.
Buku manual penerbangannya setebal buku medisku.

Dia “OCD” (teliti, seperti istilah orang-orang) seperti yang Anda inginkan ada pada setiap pilot sebelum penerbangan Anda, memastikan semuanya tepat.
Bahkan soal ketepatan waktu, bukan karena terlambat satu menit atau akan datang beberapa menit lebih awal ketika mengatakan akan sampai di suatu tempat dalam waktu tertentu. “Aku akan sampai di sana tujuh menit lagi. Bersiaplah….”

Surat ini adalah potongan kehidupan keluarga awak kabin.
Kru kabin banyak berkorban hanya supaya mereka bisa membantu dunia terhubung dari titik A ke titik B.

Mari kita dukung keluarga terkait penerbangan MH370 dengan dukungan dan doa.
Sebelum Anda menghakimi, mengacungkan jari tengah, atau menyebarkan teori dan spekulasi, ingat bahwa Anda tak hanya menyakiti keluarga awak kabin dari pesawat yang hilang itu, tetapi juga menyakiti perasaan kami sebagai keluarga besar MAS.

Di mana pun kau berada, MH370, kami berdoa kau kembali.

Sumber: www.kompas.com

Bali Cari Opsi Bangun Bandara di Tengah Laut

ngurahrai-bali

Pemerintah Provinsi Bali berencana membangun bandara internasional kedua setelah Bandara Ngurah Rai di Kabupaten Badung.

Sejumlah opsi dan lokasi bandara baru terus dikaji, salah satunya bandara yang diusulkan konsultan asal Kanada, Airport Kinesis Consulting (AKC), baru-baru ini.

“Bandara akan dibangun di atas lautan atau di pulau buatan. Semua fasilitas, seperti landasan pacu dan terminal, akan dibangun di sana. Pulau dengan daratannya dihubungkan dengan jalur kereta api. Fasilitas pendukung bandara lainnya akan tetap di daratan”, ujar Shad Servoune, konsultan AKC.

Selain untuk mengembangkan Bali bagian utara, bandara baru yang akan dibangun juga sebagai solusi atas padatnya Bandara Ngurah Rai.

Sumber: kompas.com

Rabu, 19 Maret 2014

Hilangnya Pesawat Malaysia Mirip Misteri Dunia Tak Terpecahkan

Raibnya MH370 disandingkan dengan misteri hilangnya Amelia Earhart.

Suasana kabin pesawat Malaysia Airlines 777-200 tujuan Beijing
Suasana kabin pesawat Malaysia Airlines 777-200 tujuan Beijing (REUTERS/Edgar Su)
Hilangnya pesawat Malaysia Airlines nomor penerbangan MH370 masih menjadi misteri hingga saat ini. Tidak ada jejak sama sekali, seperti mencari jarum dalam tumpukan jerami.

Maka, tidak heran jika CNN memasukkan kasus ini dalam salah satu dari misteri terbesar di dunia yang belum terpecahkan. "Ini adalah kasus yang sangat aneh. Tidak ada penjelasan yang normal untuk hal ini," kata ahli sejarah penerbangan Carrol Gray yang dikutip CNN.

Hilangnya MH370 bahkan sudah bisa disandingkan dengan misteri terbesar dunia lainnya, seperti kematian Presiden John F. Kennedy atau monster Loch Ness. Berbagai teori, seperti halnya MH370, menghiasi. Mulai dari konspirasi hingga takhayul dipercaya jadi penyebabnya.

Berikut adalah misteri-misteri dunia yang sensasinya serupa dengan MH370:

Siapa penembak JFK dan RFK?

Presiden AS John F. Kennedy (JFK) tewas tertembak pada 22 November 1963. Adiknya, Robert F. Kennedy (RFK) juga mati terbunuh pada 5 Juni 1968. Walaupun seorang pelaku telah ditetapkan, namun kasus ini masih menuai spekulasi.

Lee Harvey Oswald dituduh sebagai pelaku tunggal penembakan JFK. RFK juga diyakini dibunuh oleh seorang pelaku tunggal. Namun, survei Gallup 60 tahun lalu menunjukkan bahwa 60 persen warga AS meyakini ada pelaku lainnya. Siapa pelaku lainnya masih menjadi misteri.

Kematian Marilyn Monroe

Marylin Monroe ditemukan tewas pada Agustus 1962 di usianya yang baru 36 tahun. Tim forensik Los Angeles County menetapkan bahwa bom-seks ini tewas akibat bunuh diri dengan overdosis obat barbiturat atau penghilang rasa sakit.

Teori konspirasi meramaikan berita seputar kematiannya. Kematian Monroe disebut berhubungan dengan kematian JFK dan RFK. Selain itu, diduga organ dalam tubuhnya hilang dicuri.

Ada juga yang mengatakan bahwa Monroe yang bernama lain Norma Jeane Baker ini sebenarnya adalah agen mata-mata. Tipikal "wanita pirang yang bodoh" yang disandangnya disebut hanya samaran.

Monroe disebut adalah intelijen yang cerdas, rambutnya bahkan bukan pirang, tapi cokelat.

Hilangnya Amelia Earhart

Penerbang wanita terkenal Amelia Earhart hilang pada percobaannya mengelilingi dunia pada 1937. Seperti MH370, kasus ini juga gelap. Tidak ada bukti apa pun yang menunjukkan pesawat jatuh.

"Tidak ada bukti konkret apa yang terjadi saat itu," kata Gray.

Spekulasi yang berkembang, pesawat Earhart dipaksa turun oleh tentara Jepang di sekitar Kepulauan Marshall. Spekulasi lainnya, Earhart telah kembali ke AS dan menjalani kehidupan dengan identitas baru.

Saat Earhart hilang, dia tengah melalui segmen terakhir mengelilingi dunia, terbang dari Lae, Papua Nugini. Dia rencananya mengarungi 2.500 mil di atas Samudera Pasifik. Setelah itu tidak ada kabarnya. Bukti keberadaan Earhart juga nihil.

Siapa Jack the Ripper?

Pembunuhan berantai di Inggris di abad ke-18 menyerukan nama Jack the Ripper atau Jack si Penjagal. Dia diduga adalah pembunuh lima PSK di jalan Victorian, London, pada 1888.

Nama Jack the Ripper muncul dalam sepucuk surat yang diterima kepolisian London. Namun, hingga kini, identitas Jack belum diketahui. Pembunuhan ini hingga kini masih menjadi misteri.

Misteri Segitiga Bermuda

Mitos di Segitiga Bermuda dimulai saat beberapa kapal militer yang membawa 14 orang hilang tiba-tiba di perairan selatan Florida pada Desember 1945. Kapal pencarinya berisi 13 orang juga hilang di segitiga yang menghubungkan Bermuda, Florida, dan Puerto Rico itu.

Dua pesawat penumpang British South American Airways juga hilang di perairan ini pada 1948 dan 1949. Tidak ada penjelasan apa pun, tidak ditemukan satu puing pun.

Banyak teori terkait segitiga ini. Di antaranya adalah sarang alien, lubang hitam, atau lokasi tempat hilangnya benua Atlantis.

Monster Loch Ness

Penampakan monster di danau Loch Ness, Skotlandia, pertama kali didokumentasikan pada 1871. Sejak itu, puluhan orang mengaku telah melihatnya. Penampakan terbaru terjadi pada November 2011 saat George Edward mengaku melihat "punuk yang berjalan pelan" di Loch Ness.

Tim dari Amerika Serikat pada 2009 telah berupaya mencarinya dengan kapal selam. Namun, mereka hanya menemukan ratusan bola golf di dasar danau.

Sumber: http://dunia.news.viva.co.id

Selasa, 18 Maret 2014

Akibat Kasus Pesawat Hilang, GP F1 Sepang Kehilangan Gaung


Sirkuit Sepang, Malaysia.

Ajang GP F1 Malaysia akhir bulan ini tetap akan berlangsung sesuai rencana, meski negara tersebut tengah dipusingkan dengan kasus hilangnya pesawat MH370 malaysia Airlines.

Razlan razali, eksekutif kepala sirkuit internasional Sepang mengatakan meski tetap berlangsung, namun pelaksanaan tahun ini akan penuh dengan pembatasan. "Bagaimana pun, Formula 1 tetap akan dilangsungkan namun konser yang diadakan sesduahnya akan diadakan tidak berlebihan,"kata Razali.

GP F1 Sepang, Malaysia akan berlangsung Minggu (30/3) mendatang.

Sirkuit Sepang terletak dekat bandara internasional Kuala Lumpur. Lokasi ini tengah menjadi pusat koordinasi internasional untuk pencarian pesawat yang sudah 10 hari menghilang.

Pesawat MAS MH370 menghilang pada 8 Maret pagi dengan membawa 239 penumpang dan awak pesawat. Kasus ini mendapat perhatian dari dunia internasional dan melibatkan 26 negara dalam pencarian.

Pihak MAS juga menyediakan fasiliaas menginap buat keluarga korban di beberapa hotel yang terletak tidak jauh dari bandara.

"Saat ini masyarakat Malaysia tidak tertarik dengan kegiatan seperti GP F1. Semua media baik radio, surat kabar, televisi atau pun media sosial berkonsentrasi terhadap pencarian MH370," kata Razlan.

Sumber: kompas.com

Senin, 17 Maret 2014

Ini Bandara yang Bisa Dijangkau Pesawat MH370

Peta bandara yang bisa dituju MH370 versi WNYC

Pencarian pesawat maskapai Malaysian Airlines nomor penerbangan MH370 memulai babak baru. Seperti diberitakan sebelumnya, bahwa MH370 yang dengan sengaja telah dibelokkan oleh seorang atau lebih yang memiliki kecakapan.

Posisi terakhir MH370 yang berhasil dilacak oleh radar militer Malaysia di waypoint IGREX di laut Andaman. Saat itu Boeing 777-200ER tersebut diperkirakan masih memiliki bahan bakar yang cukup untuk terbang selama lima jam, atau bisa menempuh jarak sekitar 2.200 mil laut (sekitar 4.000 km).

Dan jika ingin mendarat secara aman, sebuah pesawat B777-200ER yang tergolong dalam kelas widebody (berbadan lebar) tersebut membutuhkan landasan dengan panjang minimal 5.000 feet (atau sekitar 1,5 km).

Dengan berbekal pada informasi posisi terakhir dan dua informasi di atas, Data News milik stasiun radio WNYC pada Jumat (14/3/2014) mencoba membuat daftar bandara mana saja yang bisa dijangkau oleh MH370.

Dari riset tersebut, Data News mengungkap bahwa setidaknya ada 634 landasan di 26 negara berbeda yang bisa dituju oleh MH370.

Data spesifikasi bandara yang bisa didarati B777-200ER tersebut didapat Data News dari situs X-Plane, game simulator pesawat yang memiliki basis bandara di dunia dengan koordinat yang cukup akurat.

Peta tersebut bisa dilihat melalui tautan berikut ini, bandara-bandara yang termasuk dalam daftar ditandai dengan titik merah. Peta dapat diperbesar (zoom in) untuk melihat nama bandara dan lokasinya.

Bandara-bandara terjauh yang bisa dicapai MH370 menurut WNYC antara lain adalah Gan Airport, Maladewa di sisi barat, Dalanzadgad Airport, Mongolia di sisi utara, Kalbari Airport, Australia di sisi selatan, serta Miyazaki Airport di Jepang, atau Yap Airport, Micronesia di sisi timur.

Walau demikian, masih ada pula landasan di bandara-bandara yang tidak tercantum dalam basis data tersebut. Seperti bandara di lokasi terpencil atau bandara-bandara yang telah ditinggalkan dan tidak beroperasi lagi.

Bandara yang terletak di Pulau Diego Garcia pun masuk dalam daftar tersebut. Dalam peta di atas, pulau tersebut tercatat dengan nama British Indian Ocean Territory.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pulau Diego Garcia diduga menjadi tempat pendaratan pesawat yang hilang sejak Sabtu (8/3/2014) itu. Dugaan ini muncul mengacu dari pernyataan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak yang menyebut ada dua koridor yang mungkin menjadi lokasi pendaratan MH370 yang hilang.

Dua koridor tersebut adalah koridor utara antara Turkmenistan dan Kazakhstan, dan koridor selatan di Samudera Hindia yang berbatasan dengan Indonesia.

Dari diskusi di dunia maya, pesawat tersebut diyakini terbang ke koridor selatan, yaitu ke Pulau Diego Garcia. Pulau ini berada di tengah Samudera Hindia, sebelah barat Indonesia dan selatan India.

Yang menarik, dari berbagai literatur menyebutkan Diego Garcia adalah salah satu lokasi kegiatan intelijen AS, yaitu CIA. Sebagai daerah militer, Pulau Diego Garcia tentu memiliki landasan pacu. Mengutip Wikipedia, landasan pacu di pulau ini berjenis ETOPS (Extended Range Twin Engine Operations), yaitu landasan darurat untuk penerbangan komersial yang melintasi rute Samudera Hindia.

Hanya pesawat komersial yang bermesin ganda yang bisa mendarat di lokasi ini. Sementara, jenis pesawat berbadan lebar yang bisa mendarat di Pulau Diego Garcia adalah Airbus A330, Boeing 767, ataupun Boeing 777.


Jika memang benar bahwa MH370 dibajak dan dibawa mendarat di pulau Diego Garcia atau salah satu bandara dari daftar di atas, yang menjadi pertanyaan bagaimana cara MH370 menghindari pantauan radar juga masih menjadi misteri.

Sumber: kompas.com

Minggu, 16 Maret 2014

Bagaimana Para Pakar Menduga Lokasi Keberadaan MH370?


Malaysian Insider
Dua koridor pencarian Malaysia Airlines MH370

Pencarian pesawat Malaysia Airlines MH370 memasuki babak baru. Area pencarian diperluas, dan 25 negara dimintai bantuan.

Perkembangan terakhir sejak konferensi pers pada Sabtu (15/3/2014) oleh Perdana Menteri Malaysia Najib Razak menunjukkan bahwa pencarian difokuskan ke wilayah sekitar Samudra Hindia.

Ada dua koridor pencarian. Koridor utara adalah wilayah yang membentang dari Turkmenistan dan Kazakhstan. Koridor selatan mencakup wilayah Indonesia dan bagian selatan Samudra Hindia.

Bagaimana sebenarnya para pakar membuat dugaan sehingga mampu menetapkan lokasi pencarian MH370 yang hilang?

Celah komunikasi satelit

Tim Farrar, konsultan komunikasi satelit di Telecom, Media and Finance Associates, menulis penjelasan sederhana di The Malaysian Insider pada Minggu (16/3/2014).

Farrar menjelaskan, ada dua cara agar keberadaan pesawat bisa diketahui, yakni dengan sinyal radar dan "ping" dari satelit. Kedua sistem itu memiliki perbedaan.

Di pesawat terdapat radar sekunder atau transponder yang berguna untuk mengirimkan lokasi, ketinggian, kecepatan, dan arah gerak pesawat ke pengendali lalu lintas udara di darat.

Dengan adanya transponder itulah, pengendali lalu lintas udara di darat bisa memastikan pesawat terbang ke arah yang benar sesuai rutenya.

Radar yang akan mendeteksi pesawat tidak hanya radar sipil, tetapi juga radar militer yang punya kemampuan lebih tinggi.

Di pesawat juga terdapat Aircraft Communications Addressing and Reporting System (ACARS). Alat ini merupakan sistem yang mengirim banyak data ke pihak maskapai, pembuat pesawat, dan lainnya.

Dalam kasus hilangnya Malaysia Airlines, baik transponder, maupun ACARS, dimatikan. Oleh karenanya, pesawat hilang dari radar sipil.

ACARS diduga dimatikan sesaat setelah pesawat lepas landas. Sementara itu, radar sekunder dimatikan sekitar 45 menit setelah lepas landas.

Upaya menonaktifkan dua alat itu tak mudah. Oleh sebab itu, ada dugaan bahwa orang yang melakukannya memang sudah sangat mengetahui seluk beluk pesawat.

Saat dua alat tersebut dimatikan, saat itu pulalah muncul laporan hilang kontak dengan MH370, yakni pada Sabtu (8/3/2014) dini hari sekitar pukul 01.30 waktu Malaysia.

Namun, matinya ACARS dan transponder tak lantas membuat MH370 tidak bisa dilacak. Pukul 02.40 waktu Malaysia pada hari yang sama, radar militer Malaysia mendeteksi keberadaannya.

Menurut radar militer, MH370 bergerak ke arah barat, menuju selat Malaka atau sebelah timur wilayah Aceh, Indonesia.

Dari wilayah tersebut, MH370 terus bergerak ke wilayah laut Andaman, mulai dari selatan Phuket, Thailand, hingga ke tengah perairan tersebut.

Karena terbaca radar militer itulah, muncul dugaan bahwa MH370 terbang ke wilayah Samudra Hindia.

Perkembangan selanjutnya, karena pesawat terus bergerak menjauhi wilayah Malaysia, akhirnya pergerakan pesawat tak bisa terbaca radar militer negara itu. Namun, bukan berarti tak ada celah.

Ada yang perlu diketahui tentang ACARS. Farrar mengungkapkan, ACARS bisa diumpamakan seperti Twitter.

Pertama, seperti Twitter, ACARS juga memiliki pilihan jalur sehingga pengguna bisa memanfaatkannya.

Twitter bisa digunakan lewat koneksi broadband atau WiFi di rumah, atau bisa juga menggunakan koneksi data seluler dalam perjalanan.

ACARS juga punya pilihan penggunaan. Selama pesawat berada di atas daratan, sinyal ACARS dikirim lewat VHF. Bila di atas lautan, maka sinyal memanfaatkan satelit komunikasi (Satcom).

ACARS juga seperti Twitter karena penggunanya bisa "sign out" atau dinonaktifkan. Dengan demikian, pengguna tak akan mampu mengirim atau menerima pesan.

Namun, seperti ketika menggunakan Twitter, "sign out" tak berarti pengguna terputus dengan penyedia layanan seluler.

Bila ACARS dinonaktifkan, tak berarti bahwa hubungan antara terminal satelit di pesawat dan satelit komunikasi kemudian terputus.

Satelit komunikasi masih bisa mengirim "permintaan" untuk memastikan bahwa pesawat masih bisa dijangkau. Respons "permintaan" itulah yang dimaksud dengan "ping".

MH370 terhubung dengan jaringan satelit Inmarsat, sebuah perusahaan satelit komunikasi di Inggris.

Data "ping" dari Inmarsat itulah yang membantu para investigator menentukan kemungkinan lokasi MH370.

Penentuan dua koridor

Arsitektur jaringan terbaru yang dikembangkan Inmarsat dinamakan Inmarsat 4. Ini bisa diibaratkan dengan jaringan LTE pada komunikasi seluler, yang sebenarnya sangat ampuh.

Dalam pengembangan sistem itu, Inmarsat mengenalkan layanan yang lebih mumpuni pada tahun 2010. Layanan itu diberi nama SwiftBroadband.

Bila menggunakan jaringan generasi itu, maka detail posisi pesawat, ketinggian, dan kecepatan bisa diketahui dari "ping" yang dikirim.

Sayangnya, MH370 belum menggunakan jaringan itu. Pesawat tersebut masih menggunakan jaringan yang lebih tua, setara dengan jaringan 3G untuk komunikasi seluler.

Pada pesawat, perangkat yang terpasang masih Swift64 sehingga data seperti kecepatan dan lokasi pesawat tak bisa diketahui. Jadi, lokasi harus diperkirakan.

Sejumlah "ping" diterima oleh satelit hingga 7,5 jam setelah MH370 lepas landas, atau terakhir pada Minggu (9/3/2014).

Dari sana, investigator bisa memperkirakan lokasi relatif pesawat terhadap satelit Inmarsat3F1 yang di Samudra Hindia terletak di 64 derajat Bujur Timur.

Swift64 mengandalkan apa yang disebut dengan global beam untuk menerima "ping".

Jarak terhadap satelit bisa diperkirakan dengan melihat kekuatan sinyal yang dikirimkan serta waktu tempuh sinyal.

Sebuah kalkulasi dengan memperhitungkan posisi terakhir pesawat, kecepatan, ketersediaan bahan bakar, kemudian dilakukan.

Dengan demikian, dua koridor pencarian kemudian diperoleh, di utara dan selatan, yakni Turkmenistan ke Kazakhstan serta Indonesia hingga sebelah selatan Samudra Hindia.

Koridor pencarian tecermin dalam garis putus-putus berwarna hijau yang tersaji pada gambar di atas.

Sumber: kompas.com

Followers