www.birotiket.com/?id=tiket2012 - Nikmati Layanan Tiket Pesawat Murah, Booking dan Cetak Sendiri Tiketnya

BISNIS YANG BIASA TETAPI MEMILIKI POTENSI PENGHASILAN YANG LUAR BIASA

Bergabung? silahkan klik disini

Sabtu, 14 September 2013

Sebaiknya Mandi Tak Lebih dari Dua Kali Sehari, Kenapa Ya?

Sebaiknya Mandi Tak Lebih dari Dua Kali Sehari, Kenapa Ya?
Agar terlihat segar, tidak sedikit orang yang mandi berkali-kali dalam sehari. Tapi, tahukah Anda, mandi berkali-kali justru membuat kulit kering? Agar tidak kering, dianjurkan mandi sekali sehari. Maksimal dua kali sehari, pagi dan sore.

Kulit kering menyebabkan pengelupasan dan gatal serta munculnya keriput. Memang terlihat tidak serius. Tapi, beberapa orang dapat menderita kulit kering parah atau disebut ichthyosis vulgaris.

Kondisi ini terjadi ketika sel kulit gagal mengalihkan dan membentuk ketebalan dan sebaliknya menjadi kering mirip sisik ikan. Hal seperti ini dapat diwariskan, atau mungkin kondisi medis lainnya, seperti AIDS atau hypothyroidism, dan dapat memperburuk penampilan.

Gejala

Tanda dan gejala yang terjadi tergantung usia seseorang, status kesehatan, paparan faktor lingkungan, dan penyebab masalah lainnya. Termasuk di dalamnya:

  • Terasa sesak
  • Kulit terlihat kasar, berkerut, dan dehidrasi
  • Gatal
  • Garis-garis halus bermunculan
  • Kemerahan yang parah pada kulit

Pencegahan

Pencegahannya sangat mudah, hal pertama yang harus dilakukanlah adalah:

  • Jangan mandi lebih dari sekali dalam sehari. Bersihkan wajah, hanya cukup sekali.
  • Jangan menggunakan sabun yang berbahan kimir keras, dan pilihlah yang memiliki kelembaban ringan. Hindari pemakaian produk yang mengandung alkohol.
  • Gunakan air hangat, bukan air panas.
  • Oleskan pelembab pada kulit basah.
  • Minumlah banyak air mineral sepanjang hari
  • Gunakan tabir surya dengan SPF minimal 15 untuk mempertahankan kelembaban.

Konsultasikan ke dokter

Jangan lupa, untuk segera memeriksakan kondisi ini ke dokter kulit. Lebih baik segera ditangani, daripada telah dan berakibat fatal.

Sumber: liputan6.com

Kamis, 12 September 2013

Kereen .... BNI Sediakan ATM Khusus Pengendara Sepeda Motor





Depok, 1 September 2013. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI membuat terobosan baru dan pertama di Indonesia, yaitu menyediakan Anjungan Tunai Mandiri (ATM) khusus untuk pengendara sepeda motor atau kendaraan roda dua lainnya yang dikenal ATM Sepeda Motor. Penyediaan ATM Sepeda Motor ini diharapkan akan menjadi sarana bagi BNI untuk merebut pangsa pasar pengguna jalan raya yang saat ini didominasi oleh pengguna sepeda motor.

 

            ATM Sepeda Motor pertama BNI dibangun dan diresmikan penggunaannya di Jalan Raya Margonda, Depok, Jawa Barat, Minggu, 1 September 2013. Peresmian tersebut dilakukan oleh Walikota Depok Nurmahmudi Ismail dan disaksikan oleh Direktur Utama BNI Gatot M Suwondo. Hadir pada peresmian tersebut Direktur Jaringan dan Layanan BNI Honggo Widjojo Kangmasto, Direktur Kepatuhan BNI Ahdi Jumhari Luddin, serta Corporate Secretary BNI Tribuana Tunggadewi.

 

            "ATM Sepeda Motor ini merupakan salah satu strategi penempatan ATM untuk memberikan kemudahan layanan atau transaksi, khususnya bagi pengendara sepeda motor tanpa harus turun dari kendaraan," ujar Gatot.

 

            Menurut Gatot, tersedianya ATM Sepeda Motor ini merupakan salah satu respon BNI atas pertumbuhan signifikan pemakai sepeda motor di Indonesia saat ini. ATM Sepeda Motor menjadi inovasi BNI yang diharapkan dapat mengakomodir kepentingan atau kebutuhan nasabah dalam bertransaksi yang nyaman tersebut, terutama bagi pengendara sepeda motor.

 

           "Keberadaan ATM Sepeda Motor ini akan meningkatkan brand image BNI sebagai bank yang melayani semua segmen nasabah, sehingga diharapkan akan memicu peningkatkan transaksi baik inquiry, withdrawal, maupun transfer pengguna ATM Bersama (Bank Non BUMN) dan Link (Bank BUMN). Pada akhirnya, sumber pendapatan BNI, terutama dari fee based income, akan meningkat," ujarnya.

 

            Dalam menetapkan lokasi ATM Sepeda Motor, BNI selalu memperhitungkan berbagai aspek penting, antara lain aspek keamanan lokasi, aspek potensi pasar, dan aspek kedekatan dengan salah satu kantor cabang untuk memastikan pengawasan yang lebih baik. Lokasi di Jalan Raya Margonda ini ditetapkan karena aman, dekat dengan Kantor Cabang Utama (KCU) Margonda, dan berpotensi memiliki tingkat penggunaan yang tinggi.

 

            Jalan Raya Margonda merupakan jalan utama yang berada di Depok. Di jalan ini tumbuh pesat pusat perbelanjaan, pertokoan, perkantoran, apartemen, dan pusat pendidikan, antara lain yaitu Universitas Indonesia. Di Jalan Raya Margonda memiliki arus lalu lintas yang sangat padat. Padatnya arus lalu lintas saat ini disebabkan banyaknya kendaraan yang lalu lalang melewati jalan tersebut. Jumlahnya dapat mencapai sekitar 10.000 kendaraan per hari. Belum lagi ditambah angkutan kota (angkot) yang melewati Jalan Raya Margonda.

 

             Gatot menegaskan, alasan lain penempatan ATM Sepeda Motor di Depok sebagai percontohan adalah karena kota ini merupakan kota satelit Jakarta dan kota perumahan atau tempat tinggal kaum komuter yang didominasi pengendara sepeda motor. Ini juga sejalan dengan niat pemerintah Kota Depok untuk mengusung Go Green, antara lain dengan adanya program One Day No Car.

 

            "Banyak penduduk Kota Depok yang memanfaatkan sepeda motor sebagai alat transportasi utamanya, dan ada juga yang menjadikannya sebagai penyaluran hobi sebagai bikers," ujarnya.

 

           Keberadaan ATM Sepeda Motor ini akan melengkapi keberadaan outlet channel BNI di Jl Raya Margonda demi memudahkan dan meningkatkan layanan kepada nasabah. Saat ini, outlet channel yang sudah ada di Jl Raya Margonda antara lain KCU Margonda, Kantor Layanan Pondok Cina, Kantor Kas Pesona Khayangan, ATM Drive Thru Margonda, dan ATM BNI di sepanjang Jl Raya Margonda.

 

            "Dengan ATM Sepeda Motor ini, BNI telah memenuhi usulan dalam Rencana Bisnis Bank yang telah mendapat persetujuan Bank Indonesia," ujar Gatot.


Sumber : www.bni.co.id

Followers