Setelah Siklon Tropis Iggy lewat, Surabaya dan sekitarnya masih berpeluang diguyur hujan dengan intenstitas ringan hingga sedang, menjelang siang dan sore hari di atas pukul 13.00 WIB. Angin juga bertiup dari arah barat dengan kecepatan maksimum 35 km/jam.
Sementara untuk daerah Jawa Timur, beberapa wilayah telah diguyur hujan seperti Tuban bagian selatan, Bojonegoro bagian timur, wilayah Mojokerto bagian utara, Prigen,Pamekasan bagian timur, Sidoarjo ke arah Mojokerto, serta wilayah Sumenep.
Diprakirakan hujan akan turun merata di Jawa Timur dengan intensitas ringan hingga sedang. Namun hujan terpantau deras di daerah utara Jatim seperti Tuban, Bojonegoro, dan Madura.
Dilaporkan Teguh Tri Susanto prakirawan Badan meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda Surabaya pada suarasurabaya.net, Jumat (3/2/2012), penerbangan masih terbilang kondusif dan aman dengan jarak pandang di atas 7.000 meter.
Berdasarkan pantauan citra satelit pukul 09.00 WIB, beberapa rute penerbangan yang banyak kumpulan awan seperti, Laut Jawa, wilayah Sumatera Barat, Bengkulu, Lampung, dan memanjang ke Kepulauan Bangka Belitung. Serta wilayah Sulawesi Tenggara dan Laut Flores juga terpantau banyak kumpulan awan.
Kondisi hujan dan angin sudah terpantau normal kembali sejak siklon tropis Iggy berakhir. Keadaan cuaca saat ini sesuai prakiraan cuaca di musim hujan, yakni peralihan musim hujan akan terjadi di bulan Maret. Musim kemarau diprakirakan mulai pada bualn Juni atau Juli.
(SuaraSurabaya.net)
Jumat, 03 Februari 2012
Siklon Tropis Iggy Berakhir, Musim Hujan Normal Kembali
AirAsia Kerahkan 100 Pesawat Airbus untuk Layani Indonesia
Maskapai AirAsia siap meningkatkan layanan bagi pasar penerbangan Indonesia dengan mengoperasionalkan 100 persen armadanya dengan memakai Airbus pada kuartal I tahun 2012.
"Sampai saat ini, baru Malaysia dan Thailand yang telah mengoperasikan 100?persen Airbus," kata "CEO Group" AirAsia, Tan Sri Tony Fernandes, dalam siaran persnya menyambut Airbus A320 ke-100, di Surabaya, Jumat.
Ia optimistis, dengan mengoperasionalkan seluruh pesawatnya menjadi secara keseluruhan Airbus maka tingkat kenyamanan masyarakat penerbangan Indonesia menggunakan layanannya semakin tinggi.
"Apalagi, daya tampung penumpang di masing-masing armada jenis Airbus sangat besar sehingga dalam sekali perjalanan mampu menerbangkan ratusan penumpang," ujarnya.
Menyikapi kondisi tersebut, jelas dia, hal itu sangat berbeda dibandingkan 10 tahun lalu saat memulai kegiatan operasional dengan dua unit pesawat.
"Namun, kini dengan kedatangan Airbus A320 yang ke-100 membuat kami yakin menjadi maskapai penerbangan yang menggunakan pesawat tipe Airbus A320 terbanyak di wilayah Asia Tenggara," katanya. Ia menambahkan, pencapaian kinerjanya pada masa kini sekaligus pembuktian komitmen maskapainya untuk selalu berinvestasi dalam pengadaan pesawat baru.
(REPUBLIKA.CO.ID)


