www.birotiket.com/?id=tiket2012 - Nikmati Layanan Tiket Pesawat Murah, Booking dan Cetak Sendiri Tiketnya

BISNIS YANG BIASA TETAPI MEMILIKI POTENSI PENGHASILAN YANG LUAR BIASA

Bergabung? silahkan klik disini

Selasa, 25 Maret 2014

Baru Terjadi, Pemerintah Indonesia "Mengguncang" Dunia

Pengusaha Bantah Dilibatkan dalam Keputusan Larangan Ekspor Mineral Mentah




















Baru kali ini – setidaknya dalam catatan saya – sebuah kebijakan pemerintah Indonesia mampu “mengguncang” dunia. Akibat kebijakan ini, sejumlah pihak baik perusahaan besar dunia maupun negara-negara terkemuka dan maju, berusaha mendekati pemerintah Indonesia. Jika sebelumnya, pemerintah Indonesia-lah yang melobi pihak-pihak tersebut, kini sebaliknya. Bukan hanya melobi, mereka juga melakukan berbagai cara untuk memengaruhi pemerintah Indonesia untuk mengubah kebijakan tersebut.


Kebijakan apakah gerangan?


Mungkin Anda sudah tahu lewat beberapa berita belakangan ini. Bank Dunia misalnya mengkritik kebijakan ini, karena menyusahkan pengusaha manca negara. Bank Dunia meminta Indonesia merevisi kebijakan ini atau sedikit melonggarkannya. Menurut Bank Dunia, kebijakan ini akan membuat iklim investasi terganggu. Bank Dunia pasti menyuarakan sejumlah negara dan perusahaan besar dunia yang terdampak kebijakan ini.


Lalu sejumlah negara, termasuk Jepang juga melobi pemerintah untuk melonggarkan aturan. Paling tidak, menurut mereka, jangan diberlakukan kepada Jepang. Hehe… emang enak! Jepang sekarang mengalami kesulitan besar, akibat dari kebijakan pemerintahan SBY ini. Rasanya baru kali ini, Jepang menghiba kepada Indonesia sedemikian cara. Mereka paparkan kesulitan sejumlah pabrik dan perusahaan di Jepang, yang berpengaruh terhadap kegiatan produksi. Bahkan, mungkin saja sebagian pabrik di sana berhenti beroperasi, akibat kebijakan Indonesia ini.


Masih ada lagi sejumlah perusahaan yang tetap saja merayu pemerintah, termasuk Freeport, perusahaan raksasa asal Amerika Serikat. Ketika kebijakan ini ditetapkan Januari lalu, Freeport sudah mengerahkan pasukannya untuk melobi. Bahkan pucuk pimpinannya di Amerika saja langsung datang ke sini dan menghadap ke sejumlah menteri. Sayang, dia tidak bisa menghadap SBY. Tapi nihil. Usaha mereka tidak digubris pemerintah. Kini mereka mencoba lagi bernego, untuk mengurangi beban biaya akibat dampak kebijakan tersebut. Aneh, perusahaan gudangnya emas dan duit itu, seperti loyo menghadapi kebijakan pemerintahan SBY.


Oh ya, Anda mungkin sudah tahu kebijakan apa yang saya maksud. Ya, kebijakan yang melarang perusahaan tambang di Indonesia melakukan ekspor bahan mentah mineral. Setiap perusahaan harus mengolah bahan mentah itu terlebih dahulu, sebelum mengekspornya. Kalau mereka kukuh melakukan ekspor, pemerintah menerapkan pajak yang sangat tinggi, sehingga mereka berpikir seribu kali untuk ekspor.


Kebijakan ini alasannya sangat rasional. Selama ini, bahan mentah mineral Indonesia disedot sekehendak hati oleh banyak perusahaan, dan diekspor ke manca negara. Harganya murah. Tapi produsen di Indonesia harus membeli lagi bahan mentah itu dalam bentuk olahan dari negara yang mengimpor dari Indonesia. Bahkan konsumen Indonesia pun terpaksa membeli beragam produk, yang dihasilkan negara lain dengan bahan mentah dari Indonesia. Di sejumlah negara, bahan mentah asal Indonesia ditumpuk sebanyak mungkin, termasuk di China dan di Singapura. Mereka yang dapat untung banyak!

Kali ini, pemerintah bertindak tegas. Stop eksploitasi sumber daya alam Indonesia. Bank Dunia, Jepang, Freeport dan pihak lain harus menyadari, bahwa Indonesia tidak mau hanya menjadi kambing congek yang seenaknya mereka eksploitasi. Indonesia harus bisa “mengguncang” dunia! Kalau mau, ternyata bisa, kok….


Sumber: http://birokrasi.kompasiana.com/2014/03/24/baru-terjadi-pemerintah-indonesia-mengguncang-dunia-641153.html

Senin, 24 Maret 2014

Daun sirsak ternyata ampuh hancurkan 12 jenis kanker !!!

Daun sirsak ternyata ampuh hancurkan 12 jenis kanker!
Ilustrasi sirsat. ©Shutterstock.com/noppharat

Sejak 25 tahun yang lalu, daun pohon Peruvian Graviola atau yang akrab disebut sirsak diketahui bisa mencegah pertumbuhan kanker. Peneliti juga menemukan bahwa daun sirsak bisa mengandung cytotoxic yang bisa menghancurkan sel kanker dengan sangat efektif tanpa merusak sel yang masih sehat.

Daun sirsak sudah diteliti di lebih dari 20 laboratorium sejak tahun 1970-an, namun kebanyakan hasilnya tak banyak dipublikasikan. Kini peneliti dari National Cancer Institute mengonfirmasi bahwa daun sirsak memang bisa menghancurkan sel kanker dengan sangat efektif.

Tak hanya satu jenis sel kanker, penelitian bahan mengungkap bahwa daun sirsak bisa membunuh 12 jenis sel kanker termasuk kanker usus besar, payudara, prostat, usus, ovarium, lever, paru-paru, dan kanker pankreas, seperti dilansir oleh Daily Health Post (19/03)

Dibandingkan dengan obat kanker Adriamycin yang diberikan pada pasien kemoterapi, daun sirsak diketahui 10.000 kali lebih kuat dan tidak berbahaya untuk sel sehat lainnya. Hasil ini juga dikonfirmasi oleh peneliti di Catholic University of South Korea dan diterbitkan dalam Journal of Natural products.

Penelitian di Purdue University juga menemukan bahwa daun sirsak mengandung zat anti-tumor. Zat anti-tumor dalam daun sirsak bahkan bisa menghancurkan tumor yang kebal terhadap perawatan kemoterapi. Tumor yang kebal terhadap kemoterapi ternyata bisa dihancurkan oleh zat dari daun sirsak.

Tak hanya daun sirsak, buah sirsak juga diketahui memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. sirsak bisa membantu menjaga kesehatan lever, ginjal, pankreas, usus, kandung kemih, ovarium, dan prostat. Meski begitu, sirsak juga memiliki beberapa pantangannya. Ibu hamil disarankan untuk tidak terlalu banyak mengonsumsi sirsak atau daun sirsak.

Sumber: merdeka.com

Followers