www.birotiket.com/?id=tiket2012 - Nikmati Layanan Tiket Pesawat Murah, Booking dan Cetak Sendiri Tiketnya

BISNIS YANG BIASA TETAPI MEMILIKI POTENSI PENGHASILAN YANG LUAR BIASA

Bergabung? silahkan klik disini

Kamis, 17 Oktober 2013

Garuda Terbangkan Pesawat Turboprop Di Awal Desember 2013.


Dua pesawat jenis ATR72-600 akan datang pada November.
  • Pesawat Garuda Indonesia.

  • Maskapai pelat merah, PT Garuda Indonesia Tbk, telah memesan pesawat turboprop sebanyak 25 unit. Pesawat jenis ATR72-600 ini akan didatangkan bertahap.

    Wakil Presiden Komunikasi Korporat Garuda Indonesia, Pujobroto, Rabu 16 Oktober 2013, mengatakan, perseroan juga mempunyai opsi tambahan, yakni mendatangkan 10 pesawat lagi. "Bulan November ini akan datang dua pesawat dengan kapasitas hingga 60 penumpang," ujar Pujobroto di Jakarta.

    Dia menjelaskan, setelah kedatangan pesawat pada November, awal Desember sudah bisa dioperasikan. Rute operasi, menurut Pujobroto, akan mengarah ke bandara kecil yang landasan pacu tidak lebih panjang dari 1.600 meter.  "Ini sesuai dengan konsep hub and spoke yang diusung Garuda," ujar dia.

    Nantinya, dia menjelaskan, pesawat ini akan menjadi feeder bagi daerah-daerah sekeliling yang dilayani Garuda seperti Jakarta, Medan, dan Makassar. Dua pesawat pertama ini, dia melanjutkan, akan terbang ke Labuan Bajo, Tambulaka, Ende, dan Bima.

    Menurut Pujobroto, Garuda hanya menyewa pesawat ini dari perusahaan sewa guna usaha (leasing). Terkait harga sewa itu, perseroan akan membayar setiap bulan.

    Dia mengatakan, nantinya keseluruhan pesawat ini akan melayani kota-kota yang ada di kawasan timur Indonesia. "Awalnya empat kota, tapi nanti bertambah menjadi 13 kota di kawasan timur," katanya.

    Garuda Indonesia memang akan mendatangkan 35 pesawat ATR72-600, yang terdiri atas 25 pesawat "firm order" dan 10 pesawat "options", untuk melayani penerbangan point to point pada rute-rute jarak dekat. Dua pesawat ATR72-600 akan tiba November tahun ini, sedangkan sisanya akan didatangkan secara bertahap hingga 2017.

    Dengan mengoperasikan pesawat turboprop, Garuda semakin meningkatkan konektivitas daerah-daerah di remote area. Maskapai itu akan melayani rute-rute penerbangan dengan jarak tempuh kurang dari 400 Nm di seluruh wilayah nusantara. (umi)

    Sumber

    Rabu, 16 Oktober 2013

    Tak terurus, Bandara Lubuk Linggau jadi tempat balapan liar

    Tak terurus, Bandara Lubuk Linggau jadi tempat balapan liar
    Bandara.

    Landasan Bandar Udara Silampari Kota Lubuk Linggau, Sumatera Selatan dijadikan warga arena balap sepeda motor. Bahkan tidak sedikit warga yang menggunakan bandar udara tersebut sebagai tempat belajar mengemudi kendaraan roda empat.

    "Pada hari-hari pesawat tidak masuk kami memanfaatkan landasan itu untuk belajar mengemudi mobil, tapi ada juga anak muda kebut-kebutan balap sepeda motor," kata Misnah, seorang warga yang tengah belajar mengemudi kendaraan roda empat di landasan tersebut, Seperti dikutip dari Antara, Selasa (15/10).

    Dia mengatakan, lokasi itu sangat luas dan terdapat jalan umum melintas di landasan bandara tersebut, sehingga masyarakat leluasa bermain dan belajar mengemudi kendaraan roda empat. Pada hari lebaran landasan pesawat Silampari itu juga menjadi lokasi obyek wisata. Banyak warga menggunakan kendaraan roda empat dan roda dua berkumpul membawa keluarga.

    Namun bila ada petugas mengisyaratkan akan masuk pesawat masyarakat keluar lapangan, dan belum ada penjagaan ketat terhadap pengamanan Bandara Silampari, kata seorang warga di sekitar bandara tersebut.

    Seorang aktivis Kota Lubuk Linggau Herman Sawiran menyarankan, pemerintah daerah harus membuat pengamanan ketat di sekitar bandara tersebut karena bisa menimbulkan korban jiwa.

    "Kami menilai saat ini belum ada upaya serius pemerintah daerah, khusus Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang menangani bandara tersebut," katanya.

    Mestinya tidak ada lagi jalan umum melintasi bandara tersebut, terlebih landasan itu sudah berfungsi meskipun baru dua kali seminggu disinggahi pesawat.

    Pengamanan di sekitar bandara wajib dilakukan, baik dari gangguan manusia maupun hewan ternak, karena pesawat akan terganggu mendarat bila situasi lapangan tidak aman.

    Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Musirawas Ari Narsa membenarkan bahwa keamanan bandara itu masih minim.

    "Kita mulai tahun ini memprogramkan memindahkan jalan umum yang melintasi bandara itu ke lokasi lain, di samping akan melakukan pemagaran di sekeliling landasan tersebut," ujarnya.

    Perluasan bandara Silampari terus dilakukan terkait akan beroperasi secara rutin maskapai Boeing 737-500 awal 2014. Untuk 2013 pihaknya akan membebaskan lahan warga selas 7,2 hektare terdiri atas perpanjangan landasan 6,2 hektare dan satu hektare lokasi apron atau parkir pesawat, jelasnya.

    Sumber: merdeka.com

    Followers