www.birotiket.com/?id=tiket2012 - Nikmati Layanan Tiket Pesawat Murah, Booking dan Cetak Sendiri Tiketnya

BISNIS YANG BIASA TETAPI MEMILIKI POTENSI PENGHASILAN YANG LUAR BIASA

Bergabung? silahkan klik disini

Minggu, 02 Juni 2013

Lari Telanjang Kaki Lebih Sehat? Belum Tentu


Lari dengan bertelanjang kaki sedang menjadi tren karena dianggap lebih sehat dan mendukung gerakan alamiah kaki. Namun, sebenarnya tidak ada perbedaan signifikan antara lari dengan sepatu atau bertelanjang kaki. 


Sebuah riset terbaru yang dilakukan oleh Benno Nigg dan Henrik Enders dari Human Performance Laboratory, menepis anggapan bahwa lari tanpa alas kaki lebih sehat.

Dalam laporan studi yang dimuat dalam jurnal Footwear Science, mereka menulis tidak ada bukti yang menyebutkan berlari tanpa alas kaki lebih baik atau lebih buruk dibandingkan berlari dengan alas kaki.

Para pendukung lari tanpa alas kaki sering mengklaim bahwa lari tanpa sepatu akan menurunkan risiko cedera karena kita mendaratkan kaki dengan bagian depan kaki, dekat jari-jari kaki terlebih dulu, bukannya mendaratkan bagian tumit seperti halnya saat memakai sepatu.

Namun, dalam penelitian gerakan kaki yang dilakukan Nigg dan Enders diketahui bahwa klaim tersebut tidak berdasar.

"Tidak tepat untuk mengasosiasikan lari tanpa alas akan mendarat bagian jari dan lari dengan sepatu mendarat di bagian tumit karena ada berbagai faktor yang menyebabkan banyaknya variasi pendaratan kaki," tulis mereka.

Faktor-faktor yang dimaksud antara lain permukaan kaki, jenis sepatu, kecepatan lari, serta perbedaan individual.

Klaim yang menyebutkan lari tanpa alas akan menguatkan otot-otot kaki ternyata tak berbeda banyak dengan berlari menggunakan sepatu.

"Tambahan berat tubuh pada kaki saat berlari dengan sepatu tidak berdampak buruk," kata mereka.

Secara umum Nigg dan Enders menyimpulkan bahwa kenyamanan individu saat berlari, baik pakai sepatu ataupun bertelanjang kaki, adalah hal yang paling penting. Makin nyaman seseorang, makin baik mereka berlari.

Sumber: kompas.com

Inilah keunggulan pada TV LED dibandingkan TV LCD

Mungkin saja banyak yang bertanya apa keunggulan dari TV LED, Sebenarnya TV LED merupakan pengembangan dari LCD TV. LED TV menggunakan back¬light untuk pengganti cahaya fluorescent nya yang digunakan pada jenis LCD TV.

Keunggulan TV LED

Keunggulan TV LED


Ada beberapa keunggulan pada TV LED dibandingkan TV LCD. Yaitu:

Kualitas gambar lebih memukau,

Beberapa TV LED pada backlit mampu menghasilkan kontras yang lebih baik melalui penggunaan peredupan lokal. Peredupan lokal adalah ketika LED belakang bagian gelap dari gambar yang baik. Sehingga dengan melakukan pengaturan ini dapat meningkatkan penampilan kontras dalam gambar.

Warna yang lebih Akurat

TV LED backlit dapat menawarkan warna lebih kaya daripada panel LED. Hal ini dapat dicapai melalui sedikit memodifikasi warna cahaya putih yang dipancarkan oleh LED untuk mengkompensasi kekurangan LCD. Sebuah solusi yang lebih canggih datang dalam beberapa model Bravia Sony, yang menggunakan lampu latar berwarna-warni untuk memperkuat gambar di layar.

Tingkat Contrast jauh lebih tinggi

Tingkat contrast yang jauh lebih tinggi di¬bandingkan LCD TV setara atau bahkan lebih tinggi daripada plasma tv dan memungkinkan produsen untuk memproduksi televisi layar datar dengan ukuran super tipis, dengan ketebalan sekitar 2.5 cm.

Lebih ramah lingkungan

Pada TV LED backlit nya lebih efisien daripada TV LCD sebelumnya. Meskipun LCD biasa relatif efisien, namun sel LED ini menghasilkan cahaya lebih per watt dari lampu fluorescent nya. sehingga dapat menghasilkan penghematan energi sekitar 40 persen.

Kelemahan dari TV LED ini adalah dari harganya yang relatif lebih mahal dibandingkan dengan tv LCD. Karena itu semuanya kem¬bali kepada kita sebagai calon pembeli. Tetapi apabilan anggaran yang tersedia dirasa mencukupi, memilih TV LED nampaknya cukup tepat sesuai yang dituliskan dari Keunggulan TV LED diatas.

Sumber

Followers